BONTANG, Pranala.co – Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Melalui program bantuan sosial, ratusan penyandang disabilitas dan lanjut usia (lansia) kurang mampu kini menerima santunan rutin setiap bulan.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada hampir 500 penyandang disabilitas di wilayahnya. Setiap penerima memperoleh santunan sebesar Rp300 ribu per bulan.
“Penyandang disabilitas itu ada kurang lebih 500 orang dan semuanya kita berikan bantuan,” ujarnya, Selasa (17/3/2025).
Tidak hanya penyandang disabilitas, pemerintah juga menyalurkan bantuan dengan nominal yang sama kepada para lansia yang tergolong kurang mampu. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar kelompok rentan tetap terpenuhi.
Untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas, penyaluran bantuan dilakukan melalui sistem by name by address. Dengan mekanisme ini, dana bantuan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima tanpa melalui perantara.
“Tidak boleh lewat siapa-siapa. Harus nama orangnya langsung dan rekeningnya langsung masuk,” tegas Neni.
Program santunan tersebut direncanakan berjalan selama satu tahun. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.
Lebih jauh, Neni menyoroti bahwa penyandang disabilitas masih kerap menghadapi keterbatasan perhatian, baik dari sisi kebijakan maupun ketersediaan infrastruktur yang ramah disabilitas dan lansia.
Karena itu, selain bantuan sosial, pemerintah daerah juga terus mendorong kebijakan yang lebih inklusif agar kelompok rentan dapat memperoleh akses yang setara dalam kehidupan sehari-hari. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















