Menu

Mode Gelap
Penerbitan PKL Samarinda Ricuh, Sani: Tolong, Wali Kota Pakai “Otak”, Jangan “Otot” Mulu Penerbitan PKL di Samarinda Ricuh, Pedagang Serang Satpol Pakai Balok dan Parang Diduga Teroris Sembunyi di Kaltim, Polda Ajak Warga jadi Mata-Mata Mobil Seruduk 2 Pemotor di Balikpapan, 1 Orang Tewas Negara Rugi Rp7,26 Miliar, 9 Pelaku Bom Ikan di Balikpapan Diringkus

Bontang · 6 Apr 2022 08:13 WITA ·

Dijual Lagi Rp8 Ribu, Penimbun Solar di Kutim Dibekuk


 Satreskrim Polres Kutai Timur (Kutim) mengamankan dua oknum berinisial AN dan TN diduga  melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di SPBU simpang Perdau, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur. Perbesar

Satreskrim Polres Kutai Timur (Kutim) mengamankan dua oknum berinisial AN dan TN diduga melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di SPBU simpang Perdau, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

pranala.co – Satreskrim Polres Kutai Timur (Kutim) mengamankan dua oknum berinisial AN dan TN diduga  melakukan penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di SPBU simpang Perdau, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur, Kalimantan Timur.

Pengungkapan kasus ini berawal kala menerima informasi adanya kegiatan dugaan tindak pidana illegal oil. Untuk itu dikerahkan Tim III Tipidter Satreskrim Polres Kutim untuk segera melakukan penyelidikan.

“Tim menemukan satu unit kendaraan merek Ford Ranger yang dicurigai telah melakukan pengisian BBM di SPBU. Setelah diperiksa ditemukan ada drum berisi solar,” jelas Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko didampingi Kasat Reskrim Iptu I Made Jatanegara, Senin (4/4/2022).

Selanjutnya, tim menyambangi tempat penyimpanan atau penimbunan. Tim menyaksikan sebuah tempat penampungan berisikan BBM jenis solar bersubsidi. Rencananya akan kembali diperjualbelikan kepada masyarakat sekitar demi meraup keuntungan pribadi.

“Tersangka sudah kami amankan beserta sejumlah barang bukti seperti kendaraan roda empat, alkon, selang, lima drum berisikan solar sebanyak 800 liter,” ujarnya.

Motif tersangka membeli BBM jenis solar subsidi dari SPBU dengan harga Rp5.150 per liter kemudian dijual dengan harga Rp8 ribu per liter.

Tersangka pun dijerat pasal 55 Undang-undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak Dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

(qs/id)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Selamat! Pelajar Bontang dan Samarinda Lolos Paskibraka Nasional 2022

26 Mei 2022 - 08:47 WITA

IMG 20220526 090451

Pentingnya Kartu Identitas Anak, Disdukcapil Bontang Ajak Orangtua Membuatnya

26 Mei 2022 - 08:26 WITA

IMG 20220526 083831

Sistem Borongan Tenaga Kerja Terjadi Lagi, AH: Pengawasan Disnaker Minim

25 Mei 2022 - 17:18 WITA

IMG 20220525 181641

KTP Hilang atau Rusak, Warga Bontang Bisa Langsung ke Disdukcapil

25 Mei 2022 - 15:01 WITA

png 20220524 233513 0000

Diminta Rekrutmen Ulang, Disnaker: PT Wika Wajib Minta Maaf ke Warga Bontang

25 Mei 2022 - 14:43 WITA

IMG 20220525 154228

Oknum PNS Bontang Asyik Pesta Sabu Siang Bolong

25 Mei 2022 - 12:32 WITA

IMG 20220525 122940
Trending di Bontang