Diduga Anak Belum Kirim Uang, Nenek di Balikpapan Nekat Loncat dari Jembatan

Nenek yang mencoba lompat dari jembatan Manggar, Balikpapan berhasil dievakuasi warga setempat.

pranala.co – Warga sekitar Jembatan Manggar Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) dibuat heboh dengan aksi nekat seorang nenek mencoba bunuh diri terjun ke dalam sungai. Manula inisial NN (60) ini terjun dari ketinggian 10 meter tepat di tengah-tengah Jembatan Manggar Balikpapan.

“Korban turun dari motor, saya minta naik kembali tidak dihiraukan, malah langsung naik ke pagar jembatan dan terjun ke sungai,” kata saksi mata Saudah Iriani, Rabu (22/9).

Kejadiannya sendiri berawal saat warga Perum Batakan Mas RT 27 Blok EE No 1 Kelurahan Manggar ini meminta tolong pada Saudah untuk mengantarkannya ke Laundry Tanjung Kelor. Di tengah perjalanan, korban mampir ke mesin anjungan tunai mandiri (ATM) BNI di dekat PT SBM Manggar.

Nenek ini mengaku hendak mengecek kiriman uang dari anaknya. Namun ternyata belum ada. Selepas itu, korban pun meminta diantarkan ke Pasar Manggar dengan alasan janjian dengan temannya.

Saudah mengatakan, sesampainya di Jembatan Manggar mendadak korban meminta turun dari atas sepeda motor. Padahal lokasi Pasar Manggar sendiri masih cukup jauh dari tempat tersebut.

“Untuk ke pasar masih jauh bu haji,” ujar Saudah, tetapi tidak dihiraukan korban.

Saat itulah korban memanjat tembok pembatas Jembatan Manggar dan langsung terjun ke sungai yang memiliki kedalaman hingga 5 meter.

Melihat kejadian itu, Saudah langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar dan beruntung ada nelayan yang melintas dan berhasil menyelamatkan korban.

“Saya berteriak meminta tolong ke warga, untung ada nelayan yang melintas di bawah jembatan dan korban berhasil diselamatkan,” ujarnya.

Untung saja di saat bersamaan melintas nelayan yang langsung menaikkan korban yang sempat terapung-apung di sungai itu. Nelayan bernama Ali ini pun membawa korban ke Pelabuhan TPI Manggar.

Nenek nekat ini dibawa ke Puskesmas Manggar untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Kondisinya sudah mulai membaik meskipun mengeluhkan pusing disebabkan gula darah tinggi. **

 

 

Penulis: Dias Ramadani

More Stories
Banyak Warga Urus Surat Pindah ke Penajam Ibu Kota Baru