Diancam Badik, Dirampok usai Berbuka Puasa

  • Whatsapp
Polisi meminta keterangan kepada korban perampokan di Bontang, Kaltim,, Senin (19/4/2021).

BONTANG – Yesmayeni tak menduga akan dirampok dan diancam badik. Pemilik toko kelontong di Pasar Rawa Indah, Jalan KS Tubun Bontang ini disantroni perampok , Senin (19/4/2021) usai azan magrib. Pelaku membawa lari uang sekira Rp15 juta.

Menurut saksi, Nuraida (46), sebelum melancarkan aksinya, pelaku diduga sudah mengawasi suasana di dalam Toko Telor Mama Anjas. “Pelaku pakai pakaian warna gelap. Sempat masuk toko, terus keluar lagi,” kata wanita yang berjualan di dekat tempat kejadian ini.

Bacaan Lainnya

Setelah yakin tak ada orang lain, pelaku yang diduga berumur 30 tahunan itu, lanjut Nuraida, lantas masuk lagi ke toko. Sesaat kemudian dia keluar toko, pergi menggunakan motornya.

“Waktu keluar (setelah merampok), dia di santai saja,” ungkapnya.

Warga tahu ada perampokan, setelah pemilik keluar dari toko minta tolong. Pemilik toko mengaku tak berani berteriak minta tolong, karena sudah diancam dengan badik.

“Dia bilang sudah diancam di sini (di dada, Red.),” sambung Nuraida.

Kepada petugas korban Yesmayeni mengaku tak menduga bakal dirampok. Saat masuk ke dalam toko, pelaku bertingkah seperti pembeli pada umumnya.

“Sempat tanya harga beras. Ternyata langsung ngancam pakai badik,” ucap wanita yang biasa dipanggil Mama Anjas ini.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memburu pelaku. **

Pos terkait