Di Kaltim, Masih Ada 2.682 Pasien Covid-19 Dirawat

ilustrasi: WHO ingatkan seluruh negara siaga hadapi COVID-2019. (ANTARA/HO)

PRANALA.CO, Samarinda – Total penyebaran virus Covid-19 di Kalimantan Timur (Kaltim) menembus angka 22.125 kasus memasuki pertengahan Desember 2020. Tambahan kasus pandemi tersebar hampir di seluruh kota/kabupaten di Benua Etam.

“Penyebaran pandemi Kaltim didominasi transmisi lokal setempat,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim Setyo Budi Basuki, Sabtu (12/12).

Pandemi Covid-19 Kaltim mayoritas ditemui Samarinda (6.237), Balikpapan (4.883), Kutai Kartanegara (4.258), dan Kutai Timur (3.036).

Namun seiring berjalannya waktu, penyebaran pandemi virus di Kaltim terutama terjadi di Kutai Kartanegara (990), Samarinda (473), Balikpapan (424), dan Kutai Timur (338).

Sesuai catatan Satgas Covid-19 Kaltim dilaporkan sebanyak 2.682 pasien positif masih menjalani perawatan. “Mayoritas kota/kabupaten berwarna merah. Dua kota berwarna orange dan kuning,” papar Setyo.

Setyo mengatakan, Kabupaten Kukar masih menjadi pusat sebaran pandemi Covid-19 Kaltim. Selama beberapa bulan terakhir, pandemi daerah ini relatif terus meningkat dibanding lainnya. “Masih tinggi sebaran Covid-19 di Kukar,” paparnya.

Selain itu, Satgas Covid-19 Kukar pun sedang menyisir potensi klaster sebaran baru petugas penyelenggara pilkada setempat. Penyelenggaraan pilkada dikhawatirkan memburuk penyebaran virus.

Sedangkan sebaran pandemi Samarinda memang sudah terlanjur tinggi selama ini. Para penderita Covid-19 terbaru merupakan transmisi kasus-kasus sudah terjadi sebelumnya.

Penyebaran Covid-19 di Kutim didominasi kluster pegawai di pelbagai perusahaan. Kabupaten Kutim menjadi pusat industri pertambangan batu bara sekaligus perusahaan kelapa sawit di Kaltim. “Masih didominasi pegawai perusahaan-perusahaan di Kutim,” ujar Setyo.

Pandemi Covid-19 Kaltim masih waspada. Delapan kota/kabupaten berstatus merah dan sisanya oranye serta kuning. Status merah diartikan pasien terkonfirmasi positif jumlahnya di atas 51 jiwa.

Kota/kabupaten berwarna merah diantaranya; Samarinda, Balikpapan, Kukar, Bontang, Kutim, Paser, Kutai Barat, dan Berau. Penajam Paser Utara (PPU) berwarna orange sedangkan Mahakam Ulu (Mahulu) menjadi kuning.

Pasien positif Covid PPU melonjak menjadi 49 kasus dan Mahulu 3 kasus. Sebelumnya, PPU berwarna kuning sedangkan Mahulu berwarna hijau.

Lebih lanjut,  Satgas Covid-19 Kaltim mencatat tambahan 28 kasus Desember. Total keseluruhan pasien Covid-19 Kaltim menjalani perawatan sebanyak 2.680 kasus.

Meskipun demikian, angka kesembuhan pasien Covid-19 di provinsi ibu kota negara baru cukup tinggi mencapai 18.683 jiwa. Dengan kematian mencapai 631 jiwa.

Satgas Covid-19 Kaltim mengkampanyekan protokol kesehatan sebagai cara utama dalam pembendung penyebaran virus. Masing-masing daerah pun sudah komitmen dalam penegakan sanksi pelanggaran protokol. [red]

More Stories
Menelusuri Sejarah Azan