Tenggarong, PRANALA.CO — Pagi itu, Selasa (29/4/2025), suasana di tepian Sungai Bumbu, Desa Tani Baru, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara, Kaltim masih seperti biasa. Darwis (51), nelayan asal Desa Saliki, sedang membungkuk di pinggir tambak miliknya. Tangannya cekatan membersihkan rumput liar yang tumbuh di dasar tambak. Ia tak menyadari, ada bahaya yang mengintai dari kejauhan.
Sekitar pukul 10.00 WITA, teriakan pecah di tepian tambak. Saiful Akhmad (20), putra Darwis, yang kala itu ikut membantu, hanya bisa terpaku saat melihat sosok besar menyambar ayahnya. Seekor buaya, diduga berukuran besar, muncul tiba-tiba dan langsung menarik tubuh Darwis ke dalam air.
“Saya lihat langsung ayah diseret buaya dari seberang tambak. Tidak sempat tertolong,” kata Saiful, suaranya bergetar saat melaporkan kejadian itu ke Polsek Anggana.
Kapolsek Anggana, AKP Akhmad Wira Taryudi, membenarkan kejadian nahas tersebut. “Laporan kami terima sekitar pukul 10.30 WITA dari anak korban. Personel kami segera ke lokasi untuk cek TKP dan kumpulkan keterangan saksi,” ujarnya, Kamis (1/5/2025).
Syamsuddin (31), salah satu warga yang berada di sekitar lokasi, menguatkan kesaksian itu. Menurutnya, Darwis langsung ditenggelamkan ke dalam sungai oleh buaya dan menghilang tak berjejak.
Proses pencarian pun dimulai. Tim gabungan dari Basarnas, kepolisian, dan warga sekitar menyusuri aliran sungai yang terkenal banyak dihuni buaya muara tersebut. Harapan sempat menggantung, meski tipis.
Hingga akhirnya, pada Rabu malam (30/4/2025), kabar duka datang. Jasad Darwis ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tak lagi utuh, diduga sebagian besar tubuhnya dimangsa buaya. Tim SAR menyerahkan jasad Darwis kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolsek Anggana mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dalam beraktivitas di perairan sungai maupun tambak yang rawan serangan satwa liar.
“Kami imbau masyarakat, khususnya para nelayan, untuk selalu waspada. Keselamatan adalah yang utama,” ujarnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami




















Comments 1