Pranala.co, BONTANG — Asa warga Kampung Timur, Kelurahan Kanaan, Kota Bontang untuk menikmati akses jalan yang representatif masih harus tertahan. Meski telah masuk dalam daftar prioritas pembangunan, proyek peningkatan Jalan Kampung Timur belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat akibat keterbatasan fiskal Pemerintah Kota Bontang.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang memastikan, rencana pembangunan jalan tersebut sebenarnya telah disiapkan secara teknis. Jalan yang akan dibangun memiliki panjang sekitar 782 meter dengan lebar 7 meter, termasuk bahu jalan di kedua sisi, dan dirancang sebagai akses utama penunjang aktivitas masyarakat setempat.
“Perencanaan sudah tersedia dan siap dilaksanakan. Panjang jalan sekitar 782 meter, lebar 7 meter, termasuk bahu jalan,” ujar Kepala Dinas PUPR Kota Bontang, Much Edy Prabowo, Senin (9/2/2026).
Namun, rencana tersebut harus tertunda lantaran kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bontang yang belum memungkinkan. Pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat menjadi salah satu faktor utama yang memicu defisit anggaran, sehingga ruang fiskal daerah semakin terbatas.
Kondisi itu membuat proyek pembangunan Jalan Kampung Timur belum dapat diakomodasi dalam APBD murni tahun 2026. Sementara peluang pembiayaan melalui APBD Perubahan juga masih belum pasti, karena belum masuk dalam pembahasan resmi antara pemerintah daerah dan DPRD.
“Untuk waktu pelaksanaan, kami belum bisa memastikan. Semuanya masih bergantung pada perkembangan kondisi APBD,” jelas Edy.
Berdasarkan estimasi awal, pembangunan Jalan Kampung Timur diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp8 miliar. Jalan tersebut direncanakan menggunakan konstruksi cor beton agar memiliki daya tahan tinggi dan mampu menunjang mobilitas warga dalam jangka panjang.
Keberadaan jalan ini dinilai strategis karena menjadi jalur penting bagi aktivitas harian masyarakat, mulai dari akses permukiman hingga pendukung kegiatan ekonomi warga.
Meski belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat, Pemkot Bontang menegaskan komitmennya untuk tetap memperjuangkan pembangunan Jalan Kampung Timur. Pelaksanaan proyek akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, agar tidak mengganggu program prioritas lain yang juga menyentuh kebutuhan masyarakat luas.
“Prinsipnya, pembangunan tetap menjadi komitmen kami. Namun pelaksanaannya menunggu kondisi APBD membaik agar bisa berjalan optimal dan berkelanjutan,” pungkas Edy. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















