Dana Desa di Kaltim Tembus Rp3,9 Triliun Kurun Enam Tahun

KEPALA Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Masyarakat (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) HM Syirajudin

KEPALA Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Masyarakat (DPMPD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) HM Syirajudin mengatakan total pagu dana desa (DD) yang masuk ke Kaltim selama enam tahun ini, yakni dari tahun 2015-2020 mencapai Rp3,986 triliun.

“Rinciannnya tahun 2015 sebanyak Rp240,542 miliar dengan penyerapan 89,14 persen untuk 833 desa,” kata Syirajuddin, di Samarinda, Rabu (20/1).

Selanjutnya, tahun 2016 sebesar Rp540,759 miliar penyerapan 99,18 persen untuk 836 desa, dan tahun 2017 Rp692,420 miliar penyerapan 99,44 persen untuk 841 desa.

Berikutnya, tahun 2018 sekitar Rp731,713 miliar penyerapan 98,24 persen untuk 841 desa, dan tahun 2019 senilai Rp870,119 miliar penyerapan 98,88 persen untuk 841 desa.

“Tahun 2020 sebesar Rp889,887 miliar, penyerapan per 23 November mencapai 86,86 persen untuk 841 desa,” kata Syirajudin pula.

Secara menyeluruh penggunaan DD dari 2015 hingga 2020 untuk dua kegiatan, yakni menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Ia menjelaskan kegiatan untuk menunjang aktivitas ekonomi, di antaranya pembangunan 2.871 kilometer jalan desa, 83.755 meter jembatan, 148 unit pasar desa, 167 unit BUMDes, 1.365 unit jembatan perahu, dan 95 unit embung.

Kemudian 330 unit irigasi, 979 unit sarana olahraga, 23 unit internet desa, 92 unit pariwisata desa, serta 10 unit perpustakaan beserta 5.659 unit listrik desa.

Sedangkan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat desa, terdiri 1.290 unit penahan tanah, 3.199 unit air bersih, 960 unit MCK, 115 unit polindes, dan 346.812 meter drainase.

Selain itu, sebanyak 751 kegiatan PAUD, 448 unit posyandu, 585 unit sumur, 464 unit rumah layak huni, 3 unit lumbung padi, 326 unit tempat pembuangan sampah, dan 7 unit tempat penjemuran padi.

“Semoga dana desa ini benar-benar bermanfaat meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pada saatnya menunjang peningkatan Indeks Desa Membangun (IDM) pada 841 desa se Kaltim,” katanya pula.

 

 

 

[Source: Antara]

More Stories
Kepergok Mau Curi Celana Dalam, Pria di Samarinda Diamuk Massa