Pranala.co, BONTANG — Laut sedang tidak bersahabat. Ombak tinggi dan angin kencang sejak sebulan terakhir membuat nelayan di Kota Bontang kesulitan melaut. Tangkapan ikan anjlok drastis, bahkan mencapai 50 persen. Banyak kapal terpaksa parkir, menunggu cuaca membaik.
H. Abba, pengelola bagang di Kelurahan Tanjung Limau, mengungkapkan penurunan hasil laut sangat terasa. Biasanya satu kapal bisa membawa pulang dua hingga tiga ton ikan semalam. Kini, paling banyak hanya satu setengah ton. Itu pun kalau beruntung.
“Sekarang susah. Laut terlalu ganas. Jenis ikannya juga sedikit. Hanya teri dan tembang,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Kondisi ini membuat banyak kapal memilih tidak melaut. Dari sepuluh kapal, kini hanya tiga atau empat yang masih mencoba peruntungan. Itu pun hanya saat ombak mulai tenang.
Karena pasokan lokal menurun, ikan harus didatangkan dari luar kota. Samarinda, Berau, hingga Sangatta kini jadi penopang kebutuhan ikan di pasar Bontang. Namun, biaya distribusi membuat harga ikan melambung.
“Pasokan dari luar kota memang bantu, tapi ongkosnya mahal. Otomatis harga ikan di pasar juga naik,” jelas Akbar, nelayan setempat.
Hal serupa dialami nelayan di Selambai, Kelurahan Lok Tuan. Aco, salah satu nelayan, mengaku hanya bisa melaut di perairan dangkal. Ombak tinggi membuat perjalanan ke tengah laut terlalu berisiko.
“Kalau nekad melaut, paling di pinggir-pinggir saja. Padahal biasanya bisa bawa pulang satu kuintal lebih. Sekarang dapat separuhnya saja sudah syukur,” keluhnya.
Nelayan udang pun ikut terdampak. Syamsuddin, warga Tanjung Laut, menyebut hasil tangkapan udang menurun drastis. Dalam semalam, ia hanya mampu mengumpulkan sekitar 100 kilogram udang kecil. Udang besar makin sulit didapat.
“Udang besar susah sekali sekarang. Dapat dua kilo saja sudah bagus,” ujarnya.
Dengan pasokan ikan yang semakin sedikit dan harga yang terus naik, para nelayan berharap cuaca segera membaik. Jika tidak, bukan hanya kerugian yang mereka hadapi, tapi juga ancaman kehilangan sumber mata pencaharian. (FR)
















