Cakupan Vaksinasi COVID-19 di Samarinda Kurang dari 20 Persen

oleh -
Ilustrasi vaksin Covid-19.

PRANALA.CO – Cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur baru mencapai kurang lebih 18 persen. Data terbaru dari Dinas Kesehatan Samarinda, Senin [26/7] mengungkap jumlah penerima vaksin di Kota Samarinda untuk tahap I telah mencapai 117.731 atau 18,07 persen. Untuk vaksinasi tahap II mencapai 60.505 atau 9,29 persen.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. menegaskan bahwa distribusi vaksin berasal dari pemerintah pusat. Pihaknya tidak melakukan penundaan vaksinasi, apalagi melakukan stok.

“Setiap ada pendistribusian vaksin langsung diselenggarakan vaksinasi. Tidak ada gunanya menyetok, karena distribusi vaksin ini secara bertahap datang dari pusat melalui Pemprov, dan setiap kita memiliki stok langsung kita agendakan vaksinasi masal,” ujar Wali Kota Andi Harun.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr. Ismid Kusasih menjelaskan, realisasi vaksinasi itu terhitung sejak distribusi vaksin pada termin pertama awal tahun 2021 lalu. Kini, menurut dr. Ismid Kusasih, semua vaksin yang telah diterima Pemkot Samarinda sudah didistribusikan kepada masyarakat.

”Ketersediaan vaksin yang didistribusikan ke kota Samarinda untuk saat ini sudah dihabiskan. Kita menunggu saja distribusi vaksin selanjutnya,” ujar dr. Ismid Kusasih saat konferensi press mendampingi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, Senin 26 Juli 2021 di anjungan balai kota Samarinda.

Menurut dr. Ismid Kusasih, upaya untuk mempercepat terbentuknya herd immunity atau kekebalan kelompok vaksinasi di ibukota Kaltim terkendala beberapa hal. Antara lain, ketersediaan vaksin di tengah tingginya permintaan vaksinasi.

Tak hanya itu, pendistribusian vaksin dari pemerintah pusat dilakukan secara bertahap. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.