Bupati Berau Positif Corona, Gejala Sakit Kepala dan Flu

  • Whatsapp
Bupati Berau, Muharram.

BUPATI kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Muharram dinyatakan positif Covid-19 dengan gejala berupa sakit kepala dan flu. Ia menduga penyakitnya didapat setelah berinteraksi “dengan seseorang”.

Kepastian kasus positif itu didapat setelah dia menjalani tes kesehatan dan swab di Rumah Sakit Kanujoso Balikpapan.

Bacaan Lainnya

“Perlu saya sampaikan ternyata terkonfirmasi positif Corona,” kata Muharram, keterangan resmi yang diterima, Rabu (9/9).

Soal gejalanya, ia yang kembali mencalonkan diri di Pilkada 2020 ini mengaku tak terlalu parah. “Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, termasuk indra penciuman masih baik. Pernafasan juga lancar. Tidak ada gejala kesulitan bernafas, nafsu makan juga relatif baik,” ujarnya.

Cuma, katanya, ada gejala flu dan sakit kepala. “Itu yang mengganggu perasaan saya saat ini. Alhamdulillah setelah minum vitamin dan obat saya rasakan agak nyaman,” lanjut dia.

Muharram pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Berau karena ini merupakan kelalaian setelah berinteraksi dengan seseorang.

“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Berau atas kejadian ini. Ini menjadi bagian dari kelalaian kami di saat beberapa waktu yang lalu berinteraksi dengan seseorang jadilah seperti ini,” ujar Muharram.

Bupati berharap warga yang pernah berinteraksi dengannya untuk segera memeriksakan kondisi kesehatannya.

“Jangan sampai ada teman-teman yang pernah berinteraksi dengan saya kemudian pernah berhubungan dekat dan pada akhirnya tidak ter-tracking sehingga menjadi sumber penularan Baru di Kabupaten Berau,” ucap dia.

Muharram mengaku masih akan berada di Balikpapan untuk menjalan pengobatan untuk pemulihan.

“Saya mohon izin kepada seluruh Masyarakat khususnya teman-teman ASN dan warga masyarakat Berau untuk sementara waktu saya masih melakukan pengobatan sekaligus memulihkan kembali suasana Covid yang saya alami hari ini,” ujarnya.

“Kepada seluruh masyarakat Berau tolong doanya,” lanjut dia.

Sementara itu, Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Berau Iswahyudi meminta masyarakat Berau untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Terutama mereka yang melakukan perjalan ke daerah yang terjangkit, harus melakukan karantina mandiri secara disiplin,” katanya.

Ia menekankan karantina mandiri bukan hanya menghindari kontak mereka yang ada di luar rumah tetapi juga orang yang ada di dalam rumah agar tidak terjadi peningkatan klaster keluarga.

“Di Berau sudah ada klaster Keluarga,” aku dia.

Sebelumnya, Bupati Berau mengikuti agenda pelepasliaran 300 ekor tukik yang juga dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo, Selasa (1/9).

Wakil Ketua Komisi VI DPR Daniel Johan mengaku menerima kabar dari Kementerian Kelautan dan Perikanan bahwa Edhy Prabowo positif Covid-19.

“Saya sudah mendapat informasi itu dari staf Kementerian Kelautan dan Perikanan, yang menyampaikan bahwa Pak Menteri, Pak Edhy Prabowo, sahabat kami itu positif Covid-19,” ujar dia, dikutip dari Antara, Rabu (9/9).

Berdasaran keterangan Gugus Tugas Covid-19 Kalimantan Timur per (9/9), Berau sudah memiliki 189 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19, dengan 107 orang di antaranya sembuh dan 1 orang meninggal dunia. (*)

Pos terkait