BONTANG, Pranala.co – Kota Bontang terus tumbuh. Sebagai kota industri yang menjadi rumah bagi dua perusahaan raksasa berskala internasional, PT. Badak NGL dan PT. Pupuk Kaltim, pertambahan penduduk di Bontang berlangsung dinamis sepanjang 2024.
Bukan hanya karena angka kelahiran yang terus berjalan, tetapi juga karena tingginya mobilitas penduduk, baik yang datang maupun pindah. Data terbaru mencatat, jumlah penduduk Kota Bontang pada tahun 2024 mencapai 191.811 jiwa.
Jumlah penduduk Bontang tersebar di tiga kecamatan. Bontang Utara menjadi kecamatan dengan jumlah penduduk tertinggi, yaitu 89.010 jiwa atau 46,41 persen dari total populasi kota. Disusul Bontang Selatan sebanyak 71.167 jiwa (37,10%), dan Bontang Barat 31.634 jiwa (16,49%).
Namun jika dilihat dari segi kepadatan penduduk, Kecamatan Bontang Utara juga menempati posisi tertinggi, dengan kepadatan mencapai 2.695 jiwa per km². Angka ini jauh melampaui Bontang Barat (1.764 jiwa/km²) dan Bontang Selatan (642 jiwa/km²).
Tingginya kepadatan di Bontang Utara menunjukkan pusat aktivitas dan pemukiman lebih terkonsentrasi di wilayah ini, kemungkinan karena fasilitas dan akses yang lebih merata.
Satu hal menarik yang juga tercermin dari data kependudukan 2024 adalah ketimpangan jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin. Tercatat, jumlah penduduk laki-laki mencapai 99.151 jiwa, sedangkan perempuan 92.660 jiwa.
Ketimpangan ini menciptakan rasio jenis kelamin sebesar 107,01, artinya dalam setiap 100 penduduk perempuan, terdapat sekitar 107–108 penduduk laki-laki. Angka ini menunjukkan dominasi laki-laki yang masih cukup tinggi di Bontang.
Ketimpangan ini bisa jadi berkaitan dengan karakter kota industri, di mana sektor-sektor kerja padat karya seperti migas dan pupuk cenderung didominasi tenaga kerja laki-laki.
Selama tahun 2024, arus masuk dan keluar penduduk juga cukup tinggi:
- Penduduk yang datang: 5.925 orang
- Penduduk yang pindah: 5.768 orang
- Jumlah kelahiran: 1.736 orang
- Jumlah kematian: 655 orang
Dengan jumlah pendatang yang sedikit lebih tinggi dibanding yang pindah, serta kelahiran yang jauh melebihi angka kematian, maka pertumbuhan penduduk Bontang berjalan positif, meski tak terlalu tinggi. [BPS 2025]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















