Bontang, Samarinda, dan Mahulu Belum Terindikasi Transmisi Lokal Covid-19

  • Whatsapp

ANCAMAN penularan virus corona atau COVID-19 melalui transmisi lokal semakin mengintai warga Kalimantan Timur. Wabah Covid-19 bergerak cepat. Menginfeksi orang ke orang. Baik pelaku perjalanan, orang dengan kontak erat, maupun orang tanpa gejala (ODP). Semua tak bisa dianggap remeh.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Andi M Ishak, mengatakan, saat ini di Kaltim sudah ada tujuh dari 10 kabupaten/kota terjadi transmisi lokal. Yakni Paser, Penajam Paser Utara (PPU), Balikpapan, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Berau.

“Artinya, ada tiga daerah yang semoga saja kedepannya tidak terindikasi transmisi lokal. Seperti, di Kota Samarinda, Bontang dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu),” katanya.

Seperti diketahui, terjangkit covid-19 atau Virus Corona tanpa harus melakukan perjalanan ke luar daerah, atau transmisi lokal menjadi momok menakutkan bagi daerah.

Pasalnya, sebaran virus setelah terjadi transmisi lokal berpotensi akan semakin besar dari sebelumnya. Untuk itu, pemerintah pusat sangat memberi perhatian kepada daerah transmisi lokal.

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim, Andi M Ishak menyatakan, terjadinya transmisi lokal ini juga mengartikan pemerintah harus meningkatkan kemampuan dalam melakukan tracing contact.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:
Ekonomi Kaltim Tumbuh 1,27 Persen, Pertambangan Masih Tumpuan

“Kemampuan kita melakukan tracing contact harus lebih baik lagi. Untuk itu, sekali lagi kami meminta kepada masyarakat untuk mengikuti imbauan pemerintah. Bagi pendatang dari luar daerah, segera melaporkan diri,” pintanya.

Balikpapan Menjadi Transmisi Lokal Terparah

SEJAK merebaknya pandemik virus corona di Kaltim pada pertengahan Maret silam, kasus-kasus baru terus bermunculan. Selain dari penambahan jumlah klaster, penambahan jumlah transmisi lokal pun kian merebak.

Sebelum Kabupaten Paser menjadi wilayah ke tujuh terjadinya transmisi lokal, kata Andi, enam sisanya ialah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), Kutai Barat (Kubar), Berau dan Kota Balikpapan.

BACA JUGA:
Percepat Test Swab, Kaltim Bakal Operasikan 3 Unit Alat PCR

Akhirnya, Indonesia Juara Piala Dunia Sepakbola Meski Versi Voting Instagram

“Selain Balikpapan, transmisi lokal masih sebatas lini satu atau penularan di lingkup keluarga,” ungkapnya

Sementara, khusus untuk Balikpapan riwayat penyebaran transmisi lokal sudah melewati status lini satu. “Karena ada penyebaran yang belum jelas penularannya dan bukan dari lini satu,” terangnya.

Semakin meluasnya kasus COVID-19 saat ini, Andi mengharapkan agar masyarakat bisa lebih disiplin melaksanakan physical distancing dan aturan kesehatan sesuai anjuran pemerintah. “Meski kita tidak kemana-mana, tapi bisa tertular. Maka dari itu, tetap waspada, jaga diri, jaga sesama, tetap disiplin dan tetap komitmen,” harapnya. (*)

https://www.instagram.com/p/B_5UT19Jwpt/?igshid=11xqgmybhfr5d

Pos terkait