SANGATTA, Pranala.co — Seorang murid Sekolah Dasar (SD) tewas setelah diduga diterkam buaya saat mandi di sungai di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim). Korban, Izham (9), siswa kelas 3 SD AA1 di Jalan Poros Wahau–Bengalon, dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Puskesmas 110, Senin (30/3/2026).
Insiden terjadi di sungai yang berada tidak jauh dari permukiman warga. Lokasi tersebut selama ini masih dimanfaatkan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari, seperti mandi dan mencuci.
Berdasarkan informasi awal, Izham sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, luka-luka yang dideritanya terlalu parah. Nyawa bocah itu tidak tertolong.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, Muhammad Naim, mengatakan pihaknya masih menunggu kronologi lengkap dari wilayah Bengalon.
“Informasi lengkap masih kami tunggu. Namun yang jelas, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih waspada, terutama bagi orang tua yang anaknya beraktivitas di sekitar sungai,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (31/3/2026).
Naim menambahkan, kemunculan buaya di perairan Kutai Timur cukup tinggi dan sulit diprediksi. “Buaya ini tidak bisa terdeteksi. Karena itu, bukan hanya masyarakat di bantaran sungai, tapi semua yang beraktivitas di sungai harus berhati-hati,” katanya.
Sebagai langkah lanjutan, BPBD Kutai Timur telah berkoordinasi dengan BPBD Kaltim. Upaya ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan serta mendorong antisipasi di wilayah rawan. (RE/DIAS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















