Pranala.co, PANGKEP – Pagi, Sabtu (21/6) langit Balocci, Pangkep belum terlalu terik. Tapi suara sapu dan guyuran air sudah terdengar dari pelataran Masjid Besar Taqwa, Kampung Tompobalang.
Yang sibuk bukan marbot. Tapi anggota Polsek Balocci. Mereka datang untuk membersihkan.
Dipimpin langsung Kapolsek Balocci, Polres Pangkep, IPTU Nyoman Suartana, para personel menyapu lantai, mencuci selasar, memungut dedaunan kering, sampai menyemprot toilet masjid.
“Ini bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Kami ingin hadir bukan hanya saat ada masalah. Tapi juga saat masjid perlu dibersihkan,” kata Kapolsek, sambil mengeringkan keningnya dengan handuk kecil.
Pemandangan yang bikin bangga. Polisi masuk masjid, bukan karena ada laporan kehilangan sandal. Tapi karena ingin masjid bersih, nyaman, dan siap dipakai beribadah.
Bakti religi ini memang bukan kegiatan besar. Tapi maknanya dalam.
“Kami ingin mendekat tanpa menegangkan. Menyapa warga lewat kerja bakti, bukan hanya lewat sirine patroli,” tambah Nyoman.

Warga sekitar dan pengurus masjid menyambut hangat. Ada yang ikut menyapu. Ada yang menyeduhkan teh manis. Ada juga yang hanya duduk dan mengangguk-angguk bangga.
Yang jelas, pagi itu halaman Masjid Besar Taqwa lebih bersih dari biasanya. Dan hubungan Polri dengan warga Balocci, terasa lebih dekat dari sebelumnya.
“Bakti religi ini sederhana, tapi dampaknya terasa. Kalau tempat ibadah bersih, hati juga ikut bersih,” ujar seorang warga yang ikut membantu.
Hari Bhayangkara memang masih seminggu lebih. Tapi Polsek Balocci sudah memulainya dengan cara paling sederhana: membersihkan tanpa diperintah, dan mendekat tanpa diminta.
[IRWAN]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















