Beraksi Pagi di Jalan A Yani, 5 Pelaku Balap Liar dan Motornya Diamankan

Para pembalap liar dan motornya yang berhasil diamankan di Mapolres Bontang, Senin (27/4) pagi. (Dok/ Polres Bontang)

RUPANYA tak pernah jera. Para pembalap liar di Kota Bontang, Kalimantan Timur beraski lagi di jalan raya. Terbaru, Tim Khusus Pencegahan Balapan Liar Polres Bontang kembali mengamankan lima motor dan pengendaranya, Senin (27/4) pagi.

Aksi sekelompok pemuda alias Anak Baru Gede (ABG) di Jalan Jendral A Yani Kelurahan Api-Api, Bontang Utara ini dibubarkan paksa tim gabungan terdiri dari personel Sat Lantas dan Sat Sabhara tadi pagi, karena sudah meresahkan warga.

Razia blapan liar ini yang ke tiga kalinya dilakukan Polres Bontang. Pertama mengamankan 10 motor, kedua mengamankan 10 motor dan yang ketiga kalinya ini Polisi mengamankan 5 Sepeda Motor dan 5 pelaku.

Kapolres Bontang AKBO Boyke Karel Wattimena melalui Kasat Lantas AKP Imam Safi’i mengatakan penangkapan pelaku balap liar ini merupakan bagian dari penerapan physical distancing dan social distancing agar masyarakat tidak berkerumun di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Dalam razia Balapan Liar itu, kata Kasat Lantas, ada 5 anak dan 5 sepeda motor yang diamankan. Sebelum dipulangkan mereka wajib membuat Surat Pernyataan dan mendatangkan orang tua untuk ikut menandatangani Surat Pernyataan itu.

“Jadi mereka kita beri pembinaan sebelum dipulangkan agar tak mengulangi balap liar lagi. Sedang Sepeda motor kita amankan dan bisa diambil setelah Lebaran. ,” ujarnya.

Lanjut Kasat Lantas, aksi balapan liar tersebut sangat membahayakan baik bagi dirinya sendiri dan pengguna jalan lainnya. Mereka biasanya datang ke lokasi jlan raya dan saat melihat ada teman-temannya melakukan balapan liar, akhirnya terpancing dan ikut-ikutan.

Imam Safi’i, meminta agar para orang tua dan masyarakat selalu mengontrol dan mengawasi anak-anak mereka yang sedang keluar rumah di saat akan buka puasa, setelah makan sahur dan usai Sholat Subuh.

“Kami imbau kepada anak-anak muda ini, agar kesadarannya tidak usah menggelar balap liar, karena hal ini sangat membahayakan bagi diri sendiri dan pengendara jalan yang melintas karena dilakukan di jalan ramai kendaraan,” tandasnya. (*)

More Stories
Belajar di Sekolah Riskan, Wali Kota Bontang: Kesehatan Murid dan Guru Lebih Utama