• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Baru Berusia 15 Tahun, ‎Remaja Putri Putus Sekolah di Bontang Kecanduan Sabu

Suriadi Said by Suriadi Said
10 Februari 2026 | 12:42
Reading Time: 2 mins read
0
Baru Berusia 15 Tahun, ‎Remaja Putri Putus Sekolah di Bontang Kecanduan Sabu

Ilustrasi by AI

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Di usia yang seharusnya dipenuhi aktivitas belajar dan bermain, seorang anak perempuan berusia 15 tahun di Kota Bontang justru harus berjuang melawan kecanduan narkotika jenis sabu. Anak yang telah putus sekolah itu kini berada dalam kondisi ketergantungan dengan kategori sedang hingga berat. Sebuah situasi yang dinilai Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang sebagai peringatan keras bagi keluarga dan lingkungan sekitar.

Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, mengatakan hasil asesmen menunjukkan kondisi anak tersebut cukup memprihatinkan. Penggunaan narkoba yang berlangsung bertahun-tahun membuatnya kerap mengalami halusinasi dan gangguan psikologis.

PILIHAN REDAKSI

20 Paket Tembakau Sintetis Gagal Edar di Balikpapan, Dua Pemuda Dibekuk

20 Paket Tembakau Sintetis Gagal Edar di Balikpapan, Dua Pemuda Dibekuk

31 Maret 2026 | 17:17
Tes Urine Berkala Wajib untuk ASN Damkar Bontang

Tes Urine Berkala Wajib untuk ASN Damkar Bontang

30 Maret 2026 | 18:42

“Usianya masih sangat muda, tapi tingkat kecanduannya sudah berat. Ini menjadi alarm dini bagi kita semua, terutama orang tua, agar lebih peka dan peduli terhadap perubahan perilaku anak,” ujar Lulyana, Selasa (10/2/2026).

Kasus ini terungkap setelah BNNK Bontang menerima laporan dari tim satuan tugas di wilayah Tanjung Laut Indah. Setelah dilakukan pendalaman dan asesmen, anak tersebut direkomendasikan untuk menjalani rehabilitasi rawat inap di Pusat Rehabilitasi Tanah Merah, Samarinda.

Saat ini, proses tersebut tinggal menunggu kesiapan keluarga untuk mengantarkan anak secara resmi. “Dari pihak keluarga sudah menyatakan kesiapan mendukung proses rehabilitasi, termasuk kemungkinan rawat inap. Anak juga memiliki keinginan untuk sembuh. Ini modal penting yang harus segera kita tindak lanjuti,” jelasnya.

Lulyana mengungkapkan, anak tersebut berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi pas-pasan dan bukan dari kalangan berada. Dugaan awal menyebutkan, anak itu mulai mengonsumsi sabu karena diberikan oleh pacarnya. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan.

“Informasinya seperti itu, tapi kami belum bisa memastikan karena anaknya sendiri belum mau terbuka sepenuhnya,” katanya.

Dari hasil penelusuran BNNK Bontang, perjalanan anak ini mengenal zat adiktif dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar dengan mengonsumsi minuman beralkohol. Kebiasaan tersebut berlanjut hingga usia SMP, ketika ia mulai menggunakan sabu dan mengonsumsinya secara rutin selama sekira tiga tahun terakhir.

“Faktor keluarga dan lingkungan memiliki peran besar dalam kasus ini. Hubungan keluarga yang kurang harmonis membuat anak mencari pelarian di luar rumah, sementara lingkungan pergaulan yang tidak sehat mempercepatnya terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba, ” jelasnya.

BNN juga mencatat, anak tersebut memiliki hubungan pertemanan dengan dua pelajar SMA di Bontang yang lebih dulu menjalani rehabilitasi pada tahun 2025 lalu. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh pergaulan dalam membentuk perilaku anak, terutama di usia rentan.

“Anak-anak sangat mudah terpengaruh lingkungan. Karena itu, pengawasan, komunikasi, dan kehadiran orang tua menjadi kunci utama pencegahan,” tegas Lulyana.

Ia berharap proses rehabilitasi dapat berjalan lancar sehingga anak tersebut memiliki kesempatan untuk pulih dan kembali menata masa depan. Kasus ini, lanjutnya, harus menjadi pelajaran bersama bahwa penyalahgunaan narkoba tidak memandang usia, latar belakang ekonomi, maupun status sosial.

“Kita doakan semoga anak ini bisa sembuh dan kembali memiliki harapan. Jangan sampai anak-anak kita kehilangan masa depan sebelum sempat meraihnya,”ajak dia. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BNN BontangNarkoba
Previous Post

HUT ke-129 Balikpapan, Rahmad Mas’ud Ajak Warga Rawat dan Jaga Kota

Next Post

Respons Wawali Bontang soal Tarif Retribusi Fasilitas Olahraga dan Wisata Mulai Berlaku Maret

BACA JUGA

Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

1 April 2026 | 10:22
Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

1 April 2026 | 08:07
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

1 April 2026 | 07:21
Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

31 Maret 2026 | 23:11
Alhamdulillah! Bontang Dapat 2 Ribu Sambungan Gas Rumah Tangga Tambahan

Alhamdulillah! Bontang Dapat 2 Ribu Sambungan Gas Rumah Tangga Tambahan

31 Maret 2026 | 22:16
17 Dapur MBG Bontang Belum Penuhi Standar Badan Gizi Nasional SPPG ke-19 Resmi Dibuka di Bontang Lestari, Pemkot Perkuat Layanan Gizi

17 Dapur MBG Bontang Belum Penuhi Standar Badan Gizi Nasional

31 Maret 2026 | 19:55
Next Post
Respons Wawali Bontang soal Tarif Retribusi Fasilitas Olahraga dan Wisata Mulai Berlaku Maret Target Juli, Sekolah Rintisan Bontang Siap Terima Siswa Baru Rp29,6 Miliar untuk Program Bontang Pintar, Mulai Diterapkan 2026

Respons Wawali Bontang soal Tarif Retribusi Fasilitas Olahraga dan Wisata Mulai Berlaku Maret

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

24 Maret 2026 | 19:13
Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan Perumda Tirta Taman Hentikan Sementara Distribusi Air di Sejumlah Wilayah Bontang, Ini Daftarnya Terendah di Kaltim, Tarif Tak Naik sejak 2017, PDAM Bontang Krisis Keuangan?

Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan

26 Maret 2026 | 13:34

Terbaru

Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

1 April 2026 | 10:22
69 Anak jadi Korban Kekerasan di Kaltim 454 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Kaltim Kurun 2025 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kaltim Terus Meningkat

69 Anak jadi Korban Kekerasan di Kaltim

1 April 2026 | 09:02
Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

1 April 2026 | 08:07
Sedekah Sampah di Samarinda: Dari Halaman Masjid, Gerakan Lingkungan Itu Dihidupkan Kembali

Sedekah Sampah di Samarinda: Dari Halaman Masjid, Gerakan Lingkungan Itu Dihidupkan Kembali

1 April 2026 | 07:46

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved