Pranala.co, BONTANG – Hujan deras yang mengguyur Kota Bontang sejak Senin malam (15/9/2025) membawa dampak serius bagi warga. Sejak dini hari, banjir merendam sejumlah titik, termasuk di RT 18 Kelurahan Gunung Elai, Bontang Utara.
Alih-alih surut, genangan justru semakin tinggi hingga masuk ke rumah warga. Aktivitas sehari-hari pun lumpuh.
Sumiyati (51), warga RT 18, menceritakan keresahannya. Air banjir mulai naik sejak pagi dan mencapai lutut orang dewasa setelah Dzuhur.
“Tadi pagi sekira jam 07.00 masih bisa dilewati motor. Tapi setelah Dzuhur, air malah makin tinggi. Bahkan sudah masuk rumah lewat saluran toilet,” jelas ibu tiga anak itu.
Awalnya ia tak mengira rumahnya akan terendam. Namun saat hendak ke toilet, ia mendapati air sudah mengalir masuk.
Saat diwawancarai, hujan deras kembali mengguyur kawasan Gunung Elai. Kondisi ini membuat warga makin cemas.
“Dari pagi tadi tanpa hujan saja air makin tinggi. Apalagi sekarang hujan deras, pasti lebih parah. Kami jadi takut,” ujarnya resah.
Sejak banjir melanda dini hari, warga RT 18 mengaku belum menerima bantuan apa pun. Baik bahan makanan mentah maupun nasi bungkus yang biasanya disalurkan saat banjir.
“Dari pagi belum ada bantuan. Padahal kondisi makin parah. Kami berharap pemerintah memberi perhatian dan segera menyalurkan bantuan,” harap Sumiyati.
Kondisi geografis Bontang yang kerap dilanda banjir membuat warga khawatir genangan kali ini bertahan lebih lama. Terutama jika curah hujan tinggi terus berlanjut. (FJ)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















