Pranala.co, SANGATTA – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur memperketat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program berjalan lancar dan aman bagi anak-anak.
“Kami siap membantu mengawasi jalannya program MBG agar benar-benar sesuai prosedur. Anak-anak harus mendapatkan makanan sehat dan terjamin mutunya,” ujar Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, Selasa (30/9).
Langkah ini diambil menyusul adanya kasus keracunan massal di beberapa daerah lain yang diduga berasal dari konsumsi makanan sejenis. Polisi menekankan pentingnya pengawasan ketat, mulai dari dapur pengolahan hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.
AKBP Fauzan menyebut akan menurunkan personel ke lapangan. Mereka ditempatkan di titik-titik dapur MBG dan jalur distribusi. Tujuannya memastikan setiap tahap proses berjalan lancar dan sesuai aturan.
“Kita lakukan pencegahan dari sekarang agar tidak terjadi seperti kasus di beberapa wilayah lain,” tegasnya.
Selain itu, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan sekolah penerima manfaat MBG. Guru dan komite sekolah diimbau melaporkan jika menemukan kendala atau dugaan pelanggaran terkait pengolahan maupun distribusi makanan.
Polres Kutim ingin memastikan program ini sukses dan membawa manfaat nyata bagi peningkatan gizi pelajar. Program MBG dinilai penting untuk mendukung tumbuh kembang generasi muda.
Selain itu, program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.
Melalui pengawasan yang lebih intensif, diharapkan anak-anak Kutai Timur dapat menikmati program MBG dengan aman, sehat, dan maksimal. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami








