Anak di Kutai Timur Aniaya Ayahnya sampai Tewas

  • Whatsapp

PENGANIAYAAN berujung maut itu terjadi usai korban Ignasius Klao (60) cekcok mulut dengan sang anak Joni (38) di sekitar rumah mereka Km 106 Desa Tepian Indah, Kecamatan Bengalon.

“Menurut keterangan menantu korban, Delviana, setelah terlibat cekcok mulut, pelaku yakni Joni, pulang ke rumah mengambil parang Malaysia. Kemudian pergi lagi mendatangi sang ayah. Perkelahian tak seimbang pun terjadi,” ungkap Kapolres Kutai Timur AKBP Indras Budi Purnomo didampingi Kapolsek Bengalon AKP Zarma Putra.

Bacaan Lainnya

Delviana, istri pelaku Joni mencoba menghalau sang suami. Namun, Delviana malah kena timpas di bagian tangan dan kepala. Sebelum lebih banyak luka yang diperoleh, Delviana lari ke gereja dekat rumahnya. Ia meminta tolong pada warga setempat.

“Delviana ditolong tetangganya bernama Fonekedan dibawa ke Puskesmas setempat,” kata Zarma.

Di saat yang hampir bersamaan, warga lainnya melihat korban Iknasius tergeletak di pinggir Gang Transmigrasi di Desa Tepian Indah. Ia mengalami luka di bagian leher, luka robek di bagian kepala, tangan bagian kiri dan kaki bagian lutut kiri dan kanan.

“Luka parah yang diderita korban Iknasius menyebabkan nyawanya tak dapat diselamatkan. Ia meninggal sebelum sempat mendapatkan pertolongan,” katanya lagi.

Jajaran Polsek Bengalon, kata Zarma telah melakukan tindakan kepolisian. Dengan meminta keterangan para saksi, memeriksa TKP dan mengamankan lokasi kejadian.

“Namun hingga saat ini, kami belum melakukan pemeriksaan pada tersangka. Karena pelaku masih sering mengamuk,” katanya.

“Ia baru tiga bulan keluar dari penjara karena terbelit kasus penganiayaan juga,” ungkap Zarma. (*)

Pos terkait