Pranala.co, BONTANG – Pemandangan anak-anak di bawah umur berkeliaran di jalanan kota Bontang semakin marak dalam beberapa pekan terakhir. Mereka terlihat di sejumlah ruas jalan protokol, bahkan ada yang ikut membantu orangtua bekerja.
Fenomena ini memantik keprihatinan Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni. Menurutnya, anak-anak seharusnya menikmati masa bermain dan bersekolah, bukan justru turun ke jalan untuk mencari nafkah.
“Anak-anak punya hak untuk mendapatkan pendidikan dan bermain di usianya. Bukan sebaliknya harus bekerja di jalanan,” tegas Neni, Selasa (30/9).
Neni memastikan, Pemkot Bontang telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk menjamin akses pendidikan anak. Mulai dari biaya sekolah gratis, seragam dan perlengkapan gratis, makanan bergizi gratis, hingga buku pelajaran yang juga diberikan secara gratis.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan beasiswa bagi siswa berprestasi agar bisa terus melanjutkan pendidikannya.
“Ruang sudah dibuka selebar-lebarnya agar anak-anak bisa sekolah. Semua fasilitas sudah disiapkan, tinggal bagaimana dimanfaatkan,” ucap Neni.
Wali kota perempuan pertama Bontang ini juga menyoroti peran orangtua. Ia menilai, alasan ekonomi tak bisa dijadikan pembenaran untuk melibatkan anak bekerja.
“Orang tua yang menyuruh anak bekerja juga salah. Sejelek-jeleknya kondisi ekonomi, janganlah anak-anak dibawa serta. Kalau butuh bantuan, Pemkot sudah menyiapkan program. Tinggal kemauan orang tua untuk memanfaatkannya,” tegasnya.
Salah satu program yang bisa dimanfaatkan adalah Kredit Bontang Kreatif (KBK). Skema ini memberikan pinjaman modal usaha tanpa bunga dan tanpa agunan.
“Semua ada jalannya. Tinggal kemauan kita saja untuk memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia,” pungkas Neni.
Fenomena anak bekerja di jalanan memang bukan hal baru. Namun Neni menegaskan, sudah saatnya pola pikir masyarakat berubah. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang harus dijaga pendidikannya.
Dengan berbagai fasilitas pendidikan gratis dan dukungan ekonomi, Pemkot berharap tidak ada lagi alasan anak-anak Bontang meninggalkan bangku sekolah demi membantu orang tua bekerja. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















