PRANALA.CO – Sebuah toko emas di kawasan Muara Rapak, Kecamatan Balikpapan Utara, menjadi sasaran aksi pencurian yang terorganisir. Kejadian yang berlangsung, Kamis (3/10/2024) ini terekam jelas oleh kamera CCTV toko. Dua perempuan diduga bekerja sama dalam menjalankan aksinya dengan berpura-pura sebagai pembeli.
Aksi ini menyebabkan toko emas tersebut menderita kerugian hingga ratusan juta rupiah. Sekitar 80 gram perhiasan berupa cincin, kalung, dan gelang berhasil digondol oleh para pelaku. Menurut keterangan Halwa, salah satu karyawan toko, kejadian tersebut terjadi di siang hari saat toko ramai dikunjungi pembeli.
“Yang melayani mereka adalah teman saya. Mereka datang berdua, tetapi saya tidak tahu apakah ada pelaku lain yang terlibat,” ujar Halwa.
Dari rekaman CCTV yang diperiksa, terlihat jelas bahwa salah satu pelaku berbicara dan berinteraksi dengan karyawan toko, sementara pelaku lainnya berdiri tidak jauh dari situ. Setelah sempat membeli cincin dan kalung, salah satu pelaku berpindah ke meja lain dan mengambil beberapa perhiasan secara diam-diam, lalu menyerahkannya kepada rekannya.
“Pelaku mencuri, membeli barang, kemudian mencuri lagi. Kejadian ini diperkirakan terjadi tiga kali. Perhiasan yang diambil berupa cincin, kalung, dan gelang,” jelas Halwa.
Meski beberapa karyawan sempat melihat mereka melakukan transaksi, tidak ada yang menyadari aksi pencurian tersebut saat itu. “Setelah kami periksa CCTV, baru ketahuan ada perhiasan yang hilang. Mungkin saat itu kami kurang jeli, dan pelaku memang sangat lihai dalam menjalankan aksinya,” tambah Halwa.
Dengan harga emas yang saat ini sudah di atas Rp 1 juta per gram, kerugian diperkirakan lebih dari Rp 100 juta.
Kejadian ini segera dilaporkan ke pihak kepolisian Jumat (4/10/2024), sehari setelah insiden. Kasi Humas Polresta Balikpapan, Inspektur Dua Pol Sangidun, membenarkan laporan terkait dugaan pencurian tersebut.
“Benar, ada laporan dugaan pencurian di toko emas. Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku dan mengumpulkan bukti-bukti lebih lanjut,” ungkapnya.
Pihak kepolisian berharap pelaku segera tertangkap dan mengimbau masyarakat serta pemilik usaha untuk lebih waspada, terutama dalam mengamankan barang berharga dan memperhatikan gerak-gerik mencurigakan di sekitar toko. (*)
















