Pranala.co, SANGATTA – Kepolisian Resor (Polres) Kutai Timur menunjukkan komitmennya menjaga aksi demonstrasi secara humanis dan profesional.
Aksi damai Aliansi Masyarakat Kutim Melawan digelar di simpang 4 Komplek Perkantoran Bukit Pelangi, Senin (1/9).
Polres Kutim menurunkan 478 personel gabungan. Terdiri dari anggota Polres, TNI Kodim 0909/KTM, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait lainnya.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menekankan pentingnya profesionalisme dan pendekatan humanis.
“Kami minta seluruh personel mengedepankan langkah persuasif agar aksi berjalan tertib dan aman,” ujarnya.
Menurut Fauzan, kehadiran polisi bukan untuk menghalangi aksi. Melainkan memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.
Massa aksi membawa lima tuntutan kepada institusi Polri. Kapolres menyampaikan apresiasi atas masukan tersebut.
“Kami ucapkan terima kasih atas saran dan kritiknya. Ini menjadi bahan refleksi dan evaluasi pelaksanaan tugas,” kata Fauzan.
Polres Kutim juga menegaskan akan memaksimalkan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan preemptive, preventif, serta aksi humanis.
Aksi berlangsung tertib dan kondusif. Setelah menyampaikan aspirasi selama kurang lebih dua jam, massa membubarkan diri secara damai sekira pukul 16.00 WITA. (HAF)








