Pranala.co, BONTANG – Banjir yang melanda Kota Bontang sejak Selasa (16/9/2025) dini hari semakin meluas. Hingga sore, sekira pukul 16.00 WITA, dua akses utama kota ikut terendam: Jalan Imam Bonjol dan Jalan Ahmad Yani.
Di Jalan Imam Bonjol, genangan sudah mencapai satu meter sejak pagi. Akses pun ditutup total mulai pukul 07.00 WITA.
Sementara di Jalan Ahmad Yani, air setinggi lutut membuat arus lalu lintas tersendat. Motor kerap mogok di tengah jalan, sementara mobil berjalan pelan mengikuti arus.
“Biasanya jalan ini ramai dan lancar. Sekarang macet karena banyak kendaraan berhenti mendadak,” ujar Rizal (32), pengendara yang terjebak banjir di Jalan Ahmad Yani.
Warga sekitar pun ikut khawatir. Siti (40), yang tinggal di sekitar Jalan Imam Bonjol, mengaku rumahnya sudah dimasuki air.
“Kalau malam hujan deras lagi, bisa-bisa ruang tamu ikut tergenang,” ucapnya cemas.
Sejumlah warga terlihat membantu pengendara yang kesulitan mendorong motor keluar dari genangan. Namun upaya itu tak mudah karena air sudah setinggi lutut orang dewasa di beberapa titik.
Kepala Bidang Pencegahan BPBD Bontang, Eko Mashudi, menuturkan banjir kali ini kemungkinan akan lebih lama surut.
“Air laut sedang stagnan. Surutnya kemungkinan agak lama. Apalagi siang tadi hujan lebat menambah volume air,” jelasnya.
Eko menyebut tim BPBD masih mengumpulkan data di lapangan terkait jumlah warga terdampak.
Fenomena banjir di Bontang bukan kali pertama. Letak kota pesisir membuat genangan kerap bertahan lama, terutama saat hujan deras bersamaan dengan pasang laut. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















