Menu

Mode Gelap
Permukiman Padat Penduduk di Samarinda Kebakaran, 1 Jam Baru Padam Penerbitan PKL Samarinda Ricuh, Sani: Tolong, Wali Kota Pakai “Otak”, Jangan “Otot” Mulu Penerbitan PKL di Samarinda Ricuh, Pedagang Serang Satpol Pakai Balok dan Parang Diduga Teroris Sembunyi di Kaltim, Polda Ajak Warga jadi Mata-Mata Mobil Seruduk 2 Pemotor di Balikpapan, 1 Orang Tewas

Kaltim · 13 Feb 2022 18:35 WITA ·

7 Kab/Kota Kaltim Berstatus Zona Merah Covid-19


 Ilustrasi positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri. Perbesar

Ilustrasi positif Covid-19 menjalani isolasi mandiri.

pranala.co – Sebanyak tujuh wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) telah berstatus zona merah COVID-19, setelah Kabupaten Panajam Paser Utara yang awalnya berstatus zona orange kini telah berubah menjadi zona merah.

Juru bicara Satgas COVID-19 Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak berujar enam wilayah di Kaltim yang lebih dulu masuk zona merah di antaranya Balikpapan, Kutai Timur, Bontang, Samarinda, Kutai Kartanegara dan Berau.

“Dua wilayah Kaltim lainnya yakni Paser dan Kutai Barat bersatus zona orange, sementara Mahakam Ulu dengan zona kuning,” kata Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Ahad (13/2).

Andi bilang pada update kasus harian Minggu ( 13/2) terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 510 orang, sedangkan kasus sembuh bertambah 147 orang dan meninggal dunia satu orang di Balikpapan.

“Saat ini pasien terkonfirmasi positif menjalani perawatan di wilayah Kaltim sebanyak 2.892 orang,” jelas Andi.

Andi menjelaskan sebaran pasien dirawat terbanyak berada di Balikpapan dengan jumlah 1.399 orang, disusul Kutai Timur 391 orang, Bontang 377 orang, Samarinda 284 orang dan Kutai Kartanegara 180 orang.

Pasien lainnya di Berau 93 orang, Penajam Paser Utara 86 orang, Kutai Barat 44 orang, Paser 28 orang dan Mahakam Ulu 10 orang.

SAVE 20220214 073429

Infografis perkembangan Covid-19 di Kalimantan Timur per 13 Februari 2022. [Satgas Kaltim]

“ Secara akumulasi jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim sebanyak 162.228 kasus, dinyatakan sembuh 153.874 kasus dan meninggal dunia 5.462 kasus,” jelas Andi.

Dia juga terus mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih tertib dalam menjalankan protokol kesehatan khususnya dalam kegiatan sehari- hari.

“Kenaikan kasus semakin tinggi, dan tentunya kita harus bersama- sama memerangi badai virus ini agar segera berhenti dengan cara patuh prokes dan jangan lupa jaga selalu kesehatan,” pesannya. [antara]

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Editor

Baca Lainnya

Senjata Tradisional Suku Dayak Buatan Makhluk Kayangan

26 Mei 2022 - 16:01 WITA

DUHUNG2

Diduga Teroris Sembunyi di Kaltim, Polda Ajak Warga jadi Mata-Mata

26 Mei 2022 - 00:51 WITA

IMG 20220526 003543

SELAMAT! Pemprov Kaltim Raih Pembina Terbaik K3 Nasional

25 Mei 2022 - 16:30 WITA

IMG 20220525 172849

Kaltim Masih Menunggu Aturan Vaksinasi PMK dari Pusat

25 Mei 2022 - 15:15 WITA

IMG 20220525 171808

Wakil Ketua DPRD Kaltim Janji Dukung Penambahan Bankeu Atasi Banjir Bontang

25 Mei 2022 - 09:47 WITA

IMG 20220525 113354

Kemayau, Buah Langka Bercita Rasa Mentega Khas Kalimantan

25 Mei 2022 - 08:01 WITA

58E35180 2AB3 4160 AE11 D825656B6A25
Trending di Kaltim