Pranala.co, TENGGARONG — Suasana Teras Utama Tangga Arung Square, Tenggarong, Kamis (19/2/2026) sore, tampak semarak. Tabuhan hadrah mengiringi pembukaan Bazar dan Festival Ramadan 1447 Hijriah yang secara resmi dibuka oleh Bupati Kutai Kartanegara, Aulia Rahman Basri.
Peresmian ditandai dengan pengalungan bunga dan pemotongan pita. Usai seremoni, bupati bersama rombongan diarak menuju lokasi acara diiringi lantunan selawat, menambah khidmat sekaligus meriah suasana menjelang Ramadan.
Kegiatan ini digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kutai Kartanegara bekerja sama dengan Komunitas Pengelola Tangga Arung. Festival berlangsung mulai 19 Februari hingga 21 Maret 2026.
Ketua panitia pelaksana, Adriani Ashari, menyampaikan bahwa panitia menyiapkan 100 tenda yang diisi sekira 200 tenant. Para pelaku usaha tersebut menawarkan beragam produk, mulai dari kuliner tradisional, makanan kekinian, mainan anak-anak, hingga aksesori.
Menurut Adriani, pengelolaan Tangga Arung Square juga telah memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Pada 5 Februari 2026, pengelola menyetorkan Rp53 juta ke kas daerah.
“Semoga tahun depan kontribusinya bisa lebih besar lagi,” ujarnya.
Bupati Aulia Rahman Basri mengatakan kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat. Bazar Ramadan dihadirkan untuk memudahkan warga memperoleh takjil dan kebutuhan berbuka puasa tanpa harus pergi jauh.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi bahwa Tangga Arung Square—yang sebelumnya dikenal sebagai Pasar Tangga Arung—telah direvitalisasi dan kembali difungsikan.
“Alhamdulillah, dengan 200 tenant, variasi kuliner yang disajikan sangat beragam. Ada makanan khas tradisional hingga menu kekinian. Kami berharap pasar Ramadan ini bisa menjawab kebutuhan warga, khususnya di Tenggarong dan sekitarnya,” ujarnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Aulia meminta jajaran terkait berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan untuk mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Ia juga mengimbau masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, serta kebersihan kawasan Tangga Arung Square.
“Fasilitas ini milik bersama. Kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi,” kata Aulia.
Pemkab Kukat, lanjutnya, berkomitmen meningkatkan kualitas dan kuantitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemkab juga bekerja sama dengan Bankaltimtara dan instansi terkait untuk mendorong inklusi keuangan bagi pelaku usaha.
Bazar dan Festival Ramadan 1447 H diharapkan tidak hanya menjadi pusat perbelanjaan musiman, tetapi juga ruang pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus sarana mempererat kebersamaan selama bulan suci. (SON/RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















