17 Selamanya Review: Romansa Drama dengan Balutan Sejarah dan Politik Indonesia

IMG 20220419 164841

BELAKANGAN ini series Indonesia bertema drama romansa mulai merajai konten streaming. Meski tampil dengan kemasan yang selalu berbeda, pada akhirnya serial lokal menjadi minim inovasi karena membludaknya konten dengan genre serupa. Akan tetapi, lain halnya dengan ’17 Selamanya’ yang dapat ditonton secara eksklusif di platform WeTV dan Iflix.

’17 Selamanya’ merupakan series terbaru dari MD Pictures yang diproduksi oleh Dapur Film. Serial ini disutradarai oleh Hanung Bramantyo dan Jeihan Angga, yang sebelumnya berkolaborasi pada film ‘Mekah I’m Coming’ rilisan 2020 lalu.

Dibintangi oleh Rizky Nazar dan Syifa Hadju, series ini menampilkan kisah Dawai, seorang wanita yang ternyata sudah sangat tua namun memiliki penampilan bak remaja 17 tahun. Akan tetapi, setelah dirinya bertemu dengan Putra, dirinya harus berhadapan dengan berbagai pihak, salah satunya kelompok bawah tanah yang mengincar pusaka kuno Indonesia sejak bertahun-tahun lamanya.

Pada beberapa episode awalnya, ’17 Selamanya’ seakan mengecoh penonton dengan trope ala seri drama romansa yang sudah-sudah, seperti lelaki yang menyukai perempuan tertentu dan kemudian perempuan tersebut menjadi target para perundung karena hal tersebut. Akan tetapi, semuanya berubah ketika konflik semakin memanas dan menghadirkan kelompok antagonis baru yang mengancam para protagonis.

svg%3E

Perlahan tapi pasti, Hanung Bramantyo dan kru menampilkan plot secara rapi sepanjang tujuh episode. Semuanya diceritakan dengan baik dan selalu ada element of surprise yang dihadirkan, menjadikan ’17 Selamanya’ seru untuk ditunggu kelanjutannya. Tidak hanya itu, muatan elemen suspense dengan balutan konspirasi politik dan sejarah Indonesia juga membuatnya lebih menarik dan tampak memberikan penyegaran dari series lokal yang sudah bertebaran saat ini.

Selain itu, hadirnya deretan pemeran lintas generasi dan daerah juga membuat ’17 Selamanya’ menjadi sangat menggugah. Hadirnya nama-nama seperti Rizky Nazar, Syifa Hadju, dan Steffi Zamora yang berperan ciamik tentunya akan menggugah penonton remaja Indonesia. Selain itu, deretan aktor-aktris seperti Landung Simatupang, Wanda Hamidah, Pritt Timothy, hingga Seteng Sadja juga mampu tampil menawan walau porsinya tak sebesar para muda-mudi yang menjadi sorotan pada series ini.

Tak hanya itu, ’17 Selamanya’ juga dikemas dengan aspek teknis yang tak kalah menawan dibanding deretan series maupun film-film kekinian.

 

Penggunaan scoring yang suspensefulcolor grading yang cenderung cool bertema kuno, sinematografi halus yang bermain cantik dalam transisinya pada beberapa bagian, serta set design yang berfokus di Yogyakarta membuat nuansa lawasnya seakan sejalan dengan plot penuh intrik yang diusung oleh Hanung Bramantyo dan Jeihan Angga di dalamnya.

’17 Selamanya’ adalah penyegaran dari monotonnya series Indonesia yang didominasi dengan drama romansa remaja melalui hadirnya suspense berbalut konspirasi politik dan sejarah dalam penceritaannya. Meski hanya terdiri dari tujuh episode, serial besutan MD Pictures dan Dapur Film ini sangat seru untuk dinikmati sembari menunggu waktu buka puasa tiba.

 

(bg/cul)

More Stories
20200517 022327
PRANALAVISUAL: Gelar Razia Malam, Polres Bontang Bubarkan Pengunjung Kafe