SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menggandeng Telkom Regional IV Kalimantan untuk memperluas akses Wi-Fi gratis di wilayah pedalaman dan perbatasan. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui akses internet yang memadai.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, menegaskan pentingnya dukungan Telkom dalam menyukseskan program Wi-Fi gratis ini. Menurutnya, akses internet di daerah terpencil menjadi kunci dalam menciptakan generasi unggul yang mampu bersaing di era digital.
“Kami berharap kerja sama ini bisa mempercepat penyediaan Wi-Fi gratis di daerah blank spot, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan. Internet kini bukan hanya untuk komunikasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran yang mendukung visi Kaltim menuju Generasi Emas,” ujar Seno Aji saat menerima kunjungan jajaran Telkom Regional IV Kalimantan di ruang rapat Wagub Kaltim, Senin (24/3/2025).
Dalam pertemuan tersebut, hadir General Manager (GM) Large Enterprise & Government Service Telkom Regional IV Kalimantan, Muhammad Chayrudin Noer, GM Witel Kaltimtara I Nyoman Hardiana Artha, Manager Government Service Rusdianawati, Account Manager Dinda Annisa, serta Officer Regional Government Service Andhy Panca Saputra. Mereka menyatakan komitmen penuh mendukung program Wi-Fi gratis di seluruh Kaltim.
Wi-Fi Gratis di Seribu Titik dan Starlink di Mahulu
GM Witel Kaltimtara, I Nyoman Hardiana Artha, memaparkan bahwa Telkom telah menyiapkan hampir seribu titik Wi-Fi gratis di Kaltim, termasuk di Kota Bontang dan Kabupaten Berau. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari permintaan Pemkot Bontang dan Pemkab Berau untuk memperluas akses digital di daerah mereka.
“Kami siap berkolaborasi dengan Pemprov Kaltim untuk memprioritaskan wilayah lain yang membutuhkan. Contoh di Bontang dan Berau sudah berjalan, dan kami akan melanjutkan ke daerah lain sesuai arahan,” kata I Nyoman.
Ia juga mengungkapkan bahwa di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Telkom telah menyiapkan 105 titik akses internet menggunakan teknologi Starlink. Pemasangan Starlink dipilih karena keterbatasan infrastruktur fiber optik di wilayah tersebut.
“Kami targetkan pemasangan di 105 titik di Mahulu, mencakup kantor pemerintahan, kecamatan, dan puskesmas, rampung pada akhir Maret ini,” tambahnya.
Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan Persandian Diskominfo Kaltim, Bambang Kukilo Argo Suryo, menegaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai penyedia layanan internet, termasuk Telkom. Tujuannya, memastikan program Wi-Fi gratis dapat menjangkau masyarakat di pedalaman secara optimal.
“Dengan akses Wi-Fi gratis, kami berharap masyarakat desa dapat memanfaatkan internet untuk kemajuan ekonomi dan peningkatan pendidikan. Ini bagian dari komitmen Pemprov Kaltim dalam menciptakan SDM unggul dan merata di seluruh wilayah,” ujar Bambang. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















