Pranala.co, SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji mendampingi Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf dalam Dialog Kesejahteraan Sosial dan Sekolah Rakyat di Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Samarinda Seberang, Selasa (7/10).
Kehadiran Mensos ke Bumi Etam disambut langsung Wagub Seno di Bandara APT Pranoto Samarinda, sebelum keduanya bertolak ke lokasi acara utama.
Dalam dialog itu, Seno Aji menyampaikan apresiasinya atas perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan pendidikan di Kalimantan Timur. Menurutnya, kolaborasi pusat dan daerah terbukti memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kaltim.
“Berdasarkan data BPS Kaltim, angka partisipasi sekolah yang sebelumnya hanya sembilan tahun kini naik menjadi rata-rata 10,6 tahun. Ini bukti kerja sama yang solid antara pemerintah pusat dan provinsi,” ujar Seno.
Ia menambahkan, program Sekolah Rakyat menjadi langkah strategis untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Program ini wujud nyata perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM daerah,” tambahnya.
Selain sektor pendidikan, Seno juga melaporkan bahwa Kaltim telah menerapkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSen). Data ini, kata dia, menjadi acuan untuk penyaluran bantuan sosial dan pembangunan rumah layak huni secara lebih tepat sasaran.
Untuk mendukung program Sekolah Rakyat secara berkelanjutan, Pemprov Kaltim juga telah mengusulkan lokasi pembangunan sekolah permanen di wilayah Sambutan (Samarinda) dan Muara Jawa (Kutai Kartanegara).
Bagi Wagub Seno Aji, kehadiran Sekolah Rakyat bukan hanya program pendidikan semata, tapi juga investasi jangka panjang untuk masa depan Kalimantan Timur.
“Pendidikan adalah pondasi pembangunan. Dengan SDM unggul, Kaltim akan siap menyongsong masa depan sebagai penopang Ibu Kota Nusantara,” tutupnya.
Sementara itu, Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memperluas jangkauan pendidikan merata di seluruh Indonesia.
“Di Kalimantan Timur, ada tiga titik Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda yang menjadi bagian dari 165 titik nasional, dengan total 16.000 siswa. Tahun ini, akan dibangun 100 titik baru, masing-masing menampung sekitar 1.000 siswa dari berbagai jenjang pendidikan,” jelas Gus Ipul.
Kunjungan Mensos kali ini juga diisi dengan dialog bersama siswa Sekolah Rakyat, serta tatap muka dengan siswa Sekolah Garuda yang akan disapa langsung oleh Presiden Prabowo Subianto secara daring.
Turut hadir mendampingi, Kepala Dinas Sosial Kaltim Andi Muhammad Ishak, perwakilan Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota se-Kaltim, pendamping sosial, pilar kesejahteraan sosial, dan orang tua siswa Sekolah Rakyat. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami










