10 Titik dari 5 Ruas Jalan Utama Balikpapan Ditutup

Salah satu ruas jalan utama di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. (Dok. Humas Pemkot Balikpapan)

PRANALA.CO – Pemkot Balikpapan, Kalimantan Timur sudah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Darurat, sejak 8 Juli hingga 20 Juli 2021.

Selama masa darurat itu, sebanyak 10 titik akses dari lima ruas jalan utama ditutup sementara mulai 20.00 Wita untuk mengurangi mobilitas masyarakat. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan, Sudirman Djayaleksana mengatakan 10 titik penyekatan itu yakni dua titik di Jalan Jendral Sudirman, dua titik di Jalan Mayjen Sutoyo, dua titik di Jalan Asnawi Arbain, dua titik di Jalan Tjuptjup Suparna dan dua titik di Jalan Indrakila. 

“Jadi di jalur itu kegiatan berdagang dan makan di tempat dari pagi sampai jam 5 sore saja. Kemudian dari jam 5 sore sampai jam 8 malam, hanya take away (bawa pulang). Mulai jam 8 malam kita close,” terang dia dikutip, Ahad (11/7).

Alasan penutupan 10 titik pada lima ruas jalan itu, karena sering jadi pusat keramaian. Di sana, kata dia, ada banyak pedagang kaki lima yang jualan, kafe dan warung makan sehingga banyak orang berkumpul.

“Seperti Lapangan Merdeka sampai ke Melawai sana itu kan ramai sekali. Di ruas jalan itu, selama PPKM mikro kemarin kita minta tutup lebih awal tapi kadang sampai jam 12 malam. Jadi di situ sering ditegur. Di PPKM Darurat ini kita tutup saja,” kata dia.

Hal itu, agar orang agar tak berkumpul dan memaksa untuk tetap di rumah saja agar tidak saling menularkan Covid-19. “Pokoknya setelah jam 5 sore. Enggak boleh ada lagi yang nongkrong. Kalau mau beli makan take away. Semua harus balik ke rumah,” tegas dia.

Meski demikian, selama penutupan ada pengecualian bagi warga yang bermukim di sekitar jalur itu ataupun urusan lain seperti urusan tugas kedinasan atau kerja, logistik, TNI/Polri/PMI, ambulans atau urusan darurat lainnya. 

Selama penutupan, kata Sudirman sebanyak 130 tim gabungan TNI/Polri, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Balikpapan menjaga penyekatan lima ruas jalan itu. (*)

More Stories
Dua Kali Terserang Flu Burung, Rugi Ratusan Juta, Hanya Tersisa 5 Ekor Ayam